Saturday, September 24, 2016

You Are Invited

Judul: You Are Invited
Penulis: Kezia Evi Wiadji
Penerbit: Grasindo
Tebal: 212 halaman
Goodreads Rating: 3.61/5.00


Stacy Tanu dan John Edward berencana menikah di penghujung tahun. 400 undangan rencananya akan disebar, termasuk keenam tamu istimewa mereka, Dina, Ben, Lyla, Sonia, Edo, dan James. Seperti halnya keinginan calon pengantin pada umumnya, mereka berharap pernikahan mereka akan sempurna dan lancar.

Ini bukan cerita cinta bertele-tele tentang Stacy dan John. Ada enam tokoh lain yang kisahnya berkaitan dengan kedua pasangan.

Dina adalah mantan kekasih John yang tinggal di Bali. Hubungan keduanya tidak berakhir dengan baik. John memergoki Dina sedang berselingkuh dengan laki-laki lain. Atas desakan Stacy, John akhirnya mengundang Dina untuk hadir di acara pernikahan mereka. Di lain sisi, Dina yang merasa bersalah dengan pengkhianatannya pada John juga diliputi kegalauan karena rasa cinta mendalamnya pada Cello, pelukis playboy yang dulu pernah dan masih dicintai Dina.

Ben adalah mantan kekasih Stacy. Perpisahan mereka lebih karena perbedaan karakter yang membuat keduanya mengakhiri hubungan dengan baik-baik. Ben yang petualang sejati harus menyerah meneruskan hubungan dengan Stacy yang tipe rumahan. Dalam petualangan Ben ke Pekanbaru, Ben akhirnya bertemu wanita istimewa bernama Princille, yang ia selamatkan dari usaha pemerkosaan pacar Princille pada saat itu.

Lyla adalah sahabat Stacy. Demi melupakan patah hatinya, Lyla memutuskan untuk mendaki gunung bersama teman-temannya. Karena pengalaman naik gunung yang bisa dibilang nol, Lyla panik menghadapi situasi ketika ia menghilang dari rombongan dan terjatuh.

Sonia adalah adik John yang harus mengalami kisah pahit karena hamil di luar nikah. Andi, suami Sonia adalah seorang playboy yang kerap bergonta-ganti pasangan meski sudah menikah. Setelah kandungannya keguguran, Sonia harus menghadapi cobaan lagi ketika Andi mengalami kecelakaan hebat di Lembang. Andi tidak bisa bangun lagi dan menggantungkan hidupnya pada mesin-mesin medis.

Edo adalah sahabat John yang pernah memendam perasaan cinta pada Sonia, adik John. Karena keraguan dan nasib buruknya, Edo tidak pernah bisa mengungkapkan perasaannya pada Sonia.

James adalah kakak Stacy yang merantau ke Medan dan membangun sebuah klinik rehabilitasi narkotika di sana. James yang ditinggal mati kekasihnya, Emilia, karena narkoba seperti ditakdirkan untuk menyembuhkan trauma yang dihadapi dengan dipertemukannya dia dengan Maria, seorang wanita pecandu narkoba yang menghuni kliniknya.

***

Saturday, August 13, 2016

Bajak Laut Popcorn

Judul: Bajak Laut Popcorn
Penulis: Alexander McCall Smith
Penerjemah: Harisa Permatasari
Penerbit: Buah Hati
Tebal: 144 halaman
Cetakan I, April 2010
Goodreads Rating: 3.78/.00


Di sebuah tempat tidak terlalu jauh dari Jamaika, terdapat titik-titik empat pulau kecil yang disebut Kepulauan Popcorn. Awal mula penghuni kepulauan Popcorn adalah para pelaut yang sudah lelah berlayar dan menginginkan tempat tinggal tetap untuk membina keluarga. Generasi demi generasi lahir kemudian. Penghasilan utama penduduk Kepulauan Popcorn tidak lain dan tidak bukan adalah bertani popcorn atau berondong jagung. 

Di salah satu Kepulauan Popcorn, tepatnya di Pulau Besar, tinggallah Lucy bersama adiknya, Sam dan kedua orang tuanya. Lucy juga memiliki seorang sahabat bernama Hermione yang tinggal bersebelahan dengan rumahnya di salah satu perkebunan popcorn.

Saat musim panen tiba, Lucy dan teman-temannya akan berlibur sekolah dan ikut serta dalam panen besar. Secara rutin Kapten Foster akan datang bersama kapalnya untuk mengangkut hasil panen untuk diperdagangkan. Biasanya Kapten Foster akan datang lagi untuk mengangkut hasil panen kedua.

Hari itu Kapten Foster dan kapalnya kembali lebih cepat dari perkiraan. Ada yang aneh, ada sesuatu yang telah menimpa Kapten Foster, sesuatu yang terasa buruk. Kapal Kapten Foster dirampok bajak laut, seluruh popcorn yang diangkut lenyap diambil mereka.

Bahkan sebuah rencana buruk akan tetap lebih baik daripada tidak memiliki rencana sama sekali.

Sudah diputuskan, Lucy, Hermione, dan Sam akan ikut bersama Kapten Foster dan anjingnya, Biscuit, dalam pelayaran berikutnya. Tugas mereka adalah mengawasi keberadaan kapal lain sementara Kapten Foster beristirahat. Seperti kemungkinan terburuk yang sudah terbayangkan, kapal bajak laut itu muncul lagi!

Seorang kapten kapal, dengan anjing kecil, dan tiga orang anak kecil bukanlah halangan yang menakutkan bagi sekumpulan bajak laut yang jahat. Setelah memindahkan semua hasil panen ke kapal mereka, para bajak laut menemukan ketiga bocah tersebut sedang bersembunyi di balik tumpukan karung-karung usang. Malang nasib mereka, ketiganya ikut berpindah kapal sementara sang kapten kembali diikat dengan tali dan ditinggal sendirian di atas kapalnya.

Lucy dan Hermione diperintahkan membantu di dapur, sementara Sam dipaksa menaiki tiang-tiang kapal untuk mengikat tali-tali. Tapi mereka tidak menyerah begitu saja, sepanjang dalam penawanan ketiganya selalu memikirkan cara terbaik untuk melepaskan diri dari para bajak laut itu.

Kalau kamu ingin mengalahkan kehebatan orang lain, apa yang akan kamu lakukan? Kamu harus mencari kelemahan-kelemahan mereka.

Memanfaatkan sifat para bajak laut yang serakah dan pemalas, ketiga bocah itu mulai merencanakan sebuah usaha penyelamatan diri. Mereka menawari para bajak laut hidangan makan siang popcorn yang dimasak oleh penduduk asli Kepulauan Popcorn. Alih-alih memasak secukupnya, ketiga bocah menyiapkan bak mandi penuh dengan popcorn untuk dimasak. Banjir popcorn pun terjadi di dapur, sementara ketiga bocah tersebut berusaha mengambil alih kendali kapal.

***

Saturday, August 6, 2016

The Diary of Amos Lee

Judul: The Diary of Amos Lee: Hasil Renungan Nongkrong di WC
Penulis: Adeline Foo
Penerjemah: Tessa Febiani
Penerbit: Buah Hati
Tebal: 140 halaman
Cetakan II, Agustus 2011
Goodreads Rating: 3.94/5.00

Diary ini dimulai karena resolusi Tahun Baru Ibuku untuk membuatku menulis.

Ibu mendapat ide aneh. Menurutnya, kami harus memanfaatkan buku di kamar mandi sebaik-baiknya. Di tembok di atas WC, Ibu memasang rak gantung tempat menyimpan buku tulis, beberapa bolpoin, dan pensil warna. Ibu bilang waktu aku melakukan "urusan penting" di toilet, aku bisa menulis. "Maksimal lima sampai delapan menit!" kata Ibu. "Ibu tidak mau kamu terkena wasir!"

Amos Lee

Amos Lee, seorang bocah SD asal Singapura dengan terpaksa menuruti resolusi yang dibuat Ibu di awal tahun, yaitu menulis diary di dalam kamar mandi saat dia sedang melakukan "panggilan alam" di toilet. Pilihan lainnya, yaitu membuat satu karangan selama satu jam setiap harinya bukanlah pilihan yang lebih baik.

Ayah bilang, kegiatan menulis akan mengajariku melakukan banyak hal sekaligus. Itu kemampuan yang sangat penting untuk aku miliki saat sudah bekerja nanti.

Bersamaan dengan ibu yang memiliki pekerjaan baru sebagai penulis artikel, Amos sering kali menghabiskan waktu menemani ibu untuk melakukan riset. Melalui buku diarinya, Amos menceritakan petualangan kulinernya di Singapura dengan mengunjungi beberapa tempat makan enak bersama sang ibu, melakukan pengamatan alam, dan melakukan acara amal di  rumah sakit.

Amos juga bercerita tentang kedua sahabatnya, Alvin dan Anthony. Mereka menyebut diri sebagai 3A karena kesamaan alfabet depan nama mereka. Meskipun ketiganya tidaklah unggul secara akademis, kisah mereka dalam buku diari Amos tidak kalah menarik. Amos menceritakan bullying yang dilakukan murid senior di sekolah kepada mereka bertiga, proyek rahasia PSP yang membuat Amos dan teman-temannya berusaha menghasilkan uang dengan berbagai cara, prakarya daur ulang, serta keikutsertaan mereka dalam Perayaan Hari Nasional.

Amos juga menceritakan hari-hari yang dilaluinya bersama keluarga. Menghabiskan waktu bersama ayah melihat atraksi pesawat terbang, menemani Ah Kong mengamati burung-burung, berburu buku bersama ibu serta mengikuti bazar.

***

Saturday, July 30, 2016

Athirah

19228170 
Judul: Athirah
Penulis: Alberthiene Endah
Penerbit: Noura Books
Tebal: 400 halaman
Cetakan I, Desember 2013
Goodreads Rating: 4.22/5.00

Inilah susahnya menghadapi kaum hawa. Kau tak akan mendapat jawaban ketika kau membutuhkan jawaban. Dan, kau diajak berputar dalam perjalanan rumit ketika kau bahkan tak melihat sesuatu yang rumit.

Jusuf masih berusia sepuluh tahun ketika menyadari ada yang berubah dari Emma, ibunda tercintanya, yang akhir-akhir ini sering gelisah. Kegelisahan Emma diawali oleh perubahan sikap Bapak yang sering berlama-lama mematut diri dan berdandan rapi. Sebagai anak laki-laki tertua, Jusuf menangkap sinyal waspada yang mengancam keharmonisan keluarganya. Semampunya dia berusaha meredakan kegelisahan Emma.

Kegelisahan Emma terbukti, Bapak menikah lagi. Kehidupan di rumah Jusuf seketika berubah. Bapak tidak lagi milik mereka saja. "Bapak akan ada di rumah ini ketika kalian bangun tidur dan akan tidur," begitu pernyataan Bapak yang dibuktikan selama setahun awal pernikahan kedua beliau. Jusuf kecil melihat sinar mata Emma meredup seiring berjalannya waktu. Ingin rasanya Jusuf kecil mempertanyakan keputusan Bapak. Entah untuk menjaga perasaan Emma atau Jusuf kecil terlalu takut untuk bertanya pada Bapak akan keputusan beliau. Rasa kecewa itu segera tertepis dengan rasa tanggung jawab yang tetap diperlihatkan Bapak.

Boleh orang bilang anak-anak kecil cepat melupakan sedih. Tapi rasa kehilangan adalah sejarah abadi yang mendekam dalam hidup anak-anak yang sadar akan kehilangan itu.

Masa-masa berat dilewati Emma, Jusuf, dan saudara-saudara. Gunjingan orang, rasa kecewa, terlebih apa yang harus dialami Emma. Beberapa kali Emma nekat mendatangi orang pintar untuk mempertanyakan keputusan Bapak. Tindakan yang membuat Jusuf dan saudara-saudaranya kecewa dan juga sedih. Beberapa kali masa kehamilan yang semakin jarang ditemani Bapak, yang semakin sibuk dengan keluarga keduanya. Meskipun selalu, Emma menyunggingkan senyuman di wajah dan bersikap wajar untuk anak-anaknya.

Perlahan waktu berlalu, hati Emma dan anak-anak semakin tabah dan kuat menerima keputusan Bapak. Terlebih Emma, cahaya kehidupan kembali menyala dalam matanya. Emma memutuskan membunuh waktu dan mengalihkan pikiran dengan berbisnis. Bisnis kain tenun dan sutra dipilihnya selain tetap menjalankan bisnis transportasi Cahaya Bone yang diberikan Bapak. Emma seperti menemukan jiwanya ketika bergelut dengan kain tenun dan sutra. Mungkin pengalaman berjuang dari nol dalam berdagang bersama Bapak dulu membuat Emma begitu lihai dalam berdagang. Tidak henti-hentinya tamu membanjiri rumah untuk melihat dan membeli kain tenun yang dipajang Emma.

Ketenteraman ternyata bukan berasal dari apa yang kau lihat, tapi dari apa yang kau rasa. Kau bisa mengheningkan dirimu tak berbuat suatu apa pun dan dunia boleh menganggapmu sebagai orang yang tenang. Namun, bila dalam dirimu bergumul gelombang gelisah yang tak bisa kau redakan, kau bukanlah manusia yang tenteram.

Sementara Jusuf kecil bertambah dewasa melebihi usianya. Sebagai anak lelaki tertua, Jusuf mengambil alih peran Bapak di keluarga sebagai kepala keluarga ketika Bapak tidak ada. Hidup mendampingi Emma mengalami masa-masa berat pernikahannya, mengajarkan Jusuf mengenali hati perempuan lebih dalam.

Jusuf remaja sering menjadi bahan ledekan teman-temannya karena tidak pernah sekalipun terlihat menggandeng perempuan. Untuk ukuran penampilan Jusuf, seharusnya tidaklah sulit mendapatkan seorang teman dekat perempuan. Bahkan beberapa teman perempuan terlihat terang-terangan tertarik pada Jusuf. Tapi perhatian Jusuf yang terkuras pada persoalan keluarga, membuatnya tidak tertarik untuk bermain-main.

Menginjak SMA, Jusuf dibuat jatuh cinta pada pandangan pertama pada sosok adik kelas yang terkenal pendiam. Namanya Mufidah. Tidak mudah Jusuf mendapatkan perhatian Mufidah. Setelah sekali berkenalan yang ditanggapi dingin oleh Mufidah, Jusuf merasa Mufidah selalu menghindarinya. Kunjungan ke rumah pun, Jusuf harus menghadapi tatapan dingin ayah Mufidah.
Betapa indahnya kesabaran bila ia telah benar ada di dalam perasaan, dan bukan serupa perkataan di mulut belaka.

Masa kuliah, membuat Jusuf harus melancarkan segala cara untuk bertemu Mufidah. Kunjungan ke rumah selalu nihil, karena Mufidah tidak ada di rumah. Kesempatan emas didapat Jusuf kala Mufidah kuliah di Universitas Muslim Indonesia. Jusuf mengajukan diri untuk menjadi asisten dosen di kampus Mufidah. Serangkaian pendekatan kembali dilancarkan Jusuf yang kemudian berujung pada penolakan yang menyakitkan karena latar belakang ayah Jusuf yang poligami.

Rasa kecewa sempat membuat Jusuf mundur. Ingin rasanya memprotes pada Bapak tentang apa yang telah dialaminya. Nasihat Emma yang menyejukkan membuat Jusuf kembali berjuang. Allah tidak akan memberikan keindahan yang sempurna tanpa didahului perjalanan yang terjal. Setelah berhasil merebut hati Mufidah, Jusuf dan Mufidah berjuang memperoleh restu dari ayah Mufidah yang menentang hubungan mereka.
Laki-laki memiliki keputusannya sendiri tentang perasaan cinta. Tapi, kesetiaan perempuan adalah pedoman yang berharga sebelum laki-laki membuat keputusan.

Terlepas dari keputusan Bapak untuk berpoligami, bagi Jusuf Bapak adalah guru sekaligus teladan baginya. Sejak kecil Jusuf selalu dilibatkan langsung dalam usaha berdagang Bapak. Bahkan sejak SMP, Jusuf sudah dipercaya mengurusi pembukuan dan ketika SMA Bapak menyerahkan pengelolaan sebuah toko kelontong padanya.

Sepak terjang Bapak dalam berdagang menjadi pelajaran tersendiri bagi Jusuf. Mengikuti teladan Bapak, Jusuf juga banyak terlibat dalam berbagai kegiatan dan organisasi baik di kampus maupun di luar. Hal ini dilakukan untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dan menjalin kerjasama dengan orang lain.
Berdagang itu berjuang. Jika kau berdagang dengan cara yang benar, kau secara tak langsung telah belajar makna berjuang.

Saturday, July 23, 2016

The Journeys 2: Cerita dari Tanah Air Beta

Judul: The Journeys 2: Cerita dari Tanah Air Beta
Penulis: Alanda Kariza, Fajar Nugros, Farid Gaban, JFlow, Matatita, Rahne Putri, Richard Miles, Riyanni Djangkaru, Travel Junkie Indonesia, Trinzi Mulamawitri, Ve Handojo, Windy Ariestanty
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 264 halaman
Cetakan Pertama, 2012
Goodreads Rating: 3.35/5.00

Bersamaan dengan pengakuan yang penuh gengsi ini datang juga tanggung jawab yang semakin berat.

Kisah tentang keindahan tanah air diawali dengan kecintaan Ve Handojo pada keragaman budaya batik di Indonesia pada kisah Berburu Gajah, Garuda, dan Naga ke Trusmin. Penulis menceritakan kisah di balik sehelai kain batik yang menyimpan banyak filosofi kehidupan dan membuat kita akan semakin mencintai tanah air.

Sehelai kain Batik Indonesia merekam jutaan cerita, pelajaran, filosofi, nilai, dan tentunya ide.

Kisah kedua, kita akan diajak menikmati pemandangan Papua dari ketinggian 6000 kaki yang menegangkan dengan pesawat kecil dalam cerita Terbang Bersama Twin Otter oleh Matatita. Membayangkan saja saya sudah ciut duluan karena ukuran badan pesawat yang katanya untuk berdiri saja susah, serta harus ditimbang dulu berat badan setiap penumpang sebelum naik pesawat.

Riyanni Djangkaru menceritakan pengalamannya menikmati keindahan bawah laut Bali dalam Mola Fiesta. Kalau kita menggemari tayangan Jejak Petualangan di salah satu tivi swasta, kita akan sangat mengenal penulis yang satu ini dan kecintaannya akan diving. Penulis menceritakan pengalamannya berburu mola-mola, atau sejenis ikan buntal, yang lebarnya bisa mencapai 3 meter.

Masih ada 9 cerita lagi yang ditulis oleh 9 penulis lainnya tentang pengalaman mereka menjelajah keindahan nusantara dan keunikan yang dimiliki, yaitu:
  1. Slow di Solo ~ Rahne Putri
  2. Berziarah ke Digul, Penjara Tak Bertepi ~ Farid Gaban
  3. Ragam Budaya dan Cerita di Lombok ~ Alanda Kariza
  4. Salatiga: Sejuk, Segar, Benar Tujuh ~ Richard Miles
  5. Bali: Magical Mystery Tour ~ Travel Junkie Indonesia
  6. Pulau Sempu: Mangan ora Mangan sing Penting Berlibur! ~ Windy Ariestanty
  7. Lombok, Saya, dan Mama ~ Trinzi Mulamawitri
  8. Bermain Sepak Bola di Raja Ampat ~ Fajar Nugros
  9. Maluku: Beta Pasti Pulang ~ JFlow

Saturday, July 16, 2016

Shopaholic & Baby: Si Gila Belanja Punya Bayi (Shopaholic #5)

Judul: Shopaholic & Baby: Si Gila Belanja Punya Bayi (Shopaholic #5)
Penulis: Sophie Kinsella
Penerjemah: Monica Dwi C
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 440 halaman
Goodreads Rating: 3.77/5.00

Rebecca Bloomwood, yang sekarang adalah Rebecca Brandon setelah resmi menjadi istri Luke Brandon, sedang menanti kelahiran anak pertamanya. Becky menanti kehadiran bayinya dengan sangat antusias. Matanya tidak bisa berhenti mengamati setiap ada kereta bayi cantik yang ia temui dan semakin lama semakin panjang daftar belanjaan yang ingin dibelinya.

Kehamilan Becky ditangani oleh dokter senior yang dahulu pernah menangani kelahiran Luke. Selama ini Becky tidak mempermasalahkan sampai pada suatu hari, di salah satu petualangan belanjanya, Becky bertemu dengan seorang wanita hamil yang ditangani oleh seorang dokter selebriti. Bayangan menghadiri konsultasi bersama dengan selebriti, jamuan minum teh yang elegan, dan melahirkan dengan gaya yang berkelas membuat Becky banting setir berusaha untuk ditangani oleh dokter selebriti bernama Venetia Carter itu.

Susah payah Becky membujuk Luke, sampai akhirnya Becky berhasil membuat janji untuk berkonsultasi dengan Venetia Carter. Masalahnya, dokter kandungan cantik berambut merah tergerai itu adalah mantan pacar Luke saat masih kuliah. Meskipun Becky yakin kehidupan rumah tangganya akan baik-baik saja, sejak bertemu Venetia Carter, Becky merasa insecure.

Salah satu yang membuat Becky semangat adalah mencari rumah baru. Becky bersikeras mendapatkan rumah yang mempunyai Kamar Sepatu sendiri. Becky jatuh cinta pada pandangan pertama saat melihat rumah besar impiannya. Tidak hanya Kamar Sepatu yang membuat Becky tertarik, rumah itu begitu luar biasa sampai Becky harus menyerahkan sepasang sepatu bot koboi Archie Swann miliknya untuk membujuk pemilik rumah supaya tidak memberikan rumah itu pada penawar yang lain.

Sementara itu, karir Becky tidak berjalan baik. Department store tempatnya bekerja, The Look, sepi pelanggan. Bahkan serangkaian berita buruk membuat tempat itu kian sepi. Becky memutar otak sampai akhirnya teringat seorang teman yang kini telah menjadi desainer terkenal, Danny Kovitz. Becky mengundang Danny untuk melalukan peragaan busana tunggal di The Look, demi meningkatkan penjualan.

Perusahaan Luke Brandon sedang dalam masa ekspansi besar-besaran sejak memenangkan tender dengan Arcodas. Dalam beberapa tahun ke depan, bisa dipastikan Luke dan Becky akan menjadi triliuner. Akan tetapi semua tidak semulus rencana, Arcodas bertindak semena-mena dan berusaha mengendalikan Luke. Dalam masa-masa krisis, Luke berusaha menyembunyikan masalahnya dari Becky.

***

Saturday, July 9, 2016

Jika: dan Hanya Jika

Judul: Jika dan Hanya Jika
Penulis: Alanda Kariza, Artasya Sudirman, Bella Panggabean, Desiyanti, Feba Sukmana, Gita Romadhona, Hanny Kusumawati, Mita M. Supardi, Nannette Isdito, Novi Kresna Murti, Rahne Putri, Stella Ang, Windy Ariestanty
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 224 halaman
Cetakan pertama, 2013
Goodreads Rating: 3.57/5.00

Dunia adalah kisah yang tersebar, jangan menunggu orang lain yang mendongengimu. Berkabarlah. 
Jika adalah sebuah kata pengandaian, merujuk pada keputusan di masa lalu.
Bagaimana jika... 
Seandainya jika... 
Jika saja...

Seringkali apabila keadaan saat ini tidak seperti pengharapan, kita berharap semesta berulang dan kita memilih keputusan lain yang sebenarnya sama saja, menjanjikan masa depan yang tak pasti.

  1. Pragagas: Sebuah Kabar dari Jika ~ Windy Ariestanty
  2. Setumpuk 'Jika' di Manhattan ~ Alanda Kariza
  3. Kisah Cinta di Balik Pintu Renta ~ Rahne Putri
  4. Perempuan yang Menunggu di Peron Dua ~ Gita Romadhona
  5. Ashes to Ashes ~ Stella Ang
  6. Tentang Kehilangan ~ Hanny Kusumawati
  7. Sepucuk Surat Cinta di Sebuah Stasiun Kereta ~ Feba Sukmana
  8. Between The Last Train Leaving and The First Train Arriving ~ Novi Kresna Murti
  9. Luna Membawa Luka ~ Nannette Isdito
  10. Penantian Rana ~ Desiyanti
  11. Pulang ~ Mita M. Supardi
  12. Kesempatan Kedua ~ Artasya Sudirman
  13. Musafir Asa ~ Bella Panggabean

13 penulis wanita, 13 cerita, 13 jika.

Memilih buah itu ibaratnya membuat keputusan dalam hidup. Kadang, dapat yang manis dan bisa kita langsung nikmati. Kadang, dapat yang masam, tapi bila kita mau berusaha sedikit, buah yang masam itu bisa jadi sesuatu yang enak. Keputusan-keputusan dalam hidup yang seringkali membuat kita harus berusaha lebih keras kadang memang susah dijalani di awalnya, membuat kita menyerah sebelum sempat menikmati hasilnya.
Sebagian besar cerita ditulis atas dasar kisah sedih, entah kisah sedih di masa lalu yang ingin diperbaiki atau kisah sedih yang terjadi karena keputusan di masa lalu.

Kisah Jika yang terkesan riang dan penuh dengan aura cinta adalah kisah yang diceritakan oleh Feba Sukmana dalam Sepucuk Surat Cinta di Sebuah Stasiun Kereta. Kisah tentang dua orang kekasih yang sedang jatuh cinta yang mencoba mengulang ingatan akan pertemuan pertama mereka dan pengandaian jika pertemuan itu tidak pernah terjadi. Kisah ini menjadi favorit saya selain karena alur ceritanya adalah kesamaan yang dimiliki tokoh perempuan di kisah ini dengan saya. Kami sama-sama suka menikmati dunia dari balik kaca jendela dalam sebuah perjalanan atau pun di sebuah tempat :-)

Sometimes we love a person too much we are afraid to admit his or her flaws.
Setumpuk 'Jika' di Manhattan bercerita tentang seorang anak yang merasa bersalah dengan perpisahan ayah dan ibunya di masa lalu. Berharap dengan pencariannya akan sosok ayah bisa menebus rasa bersalah yang selama ini dipendam. Banyak jika yang dipupuk dalam masa pencarian itu, dan kadang kenyataan tidaklah selalu sesuai dengan pengharapan.

Salah satu kisah favorit saya adalah Perempuan yang Menunggu di Peron Dua. Kisah yang tak pernah selesai antara Nayu dan Bhisma. Ending cerita semakin diperkuat dengan sebuah potongan berita yang diselipkan penulis.

Cerita yang paling menohok menurut saya adalah Sebuah Kehilangan. Sudut pandang diambil dari seorang wanita yang menjadi selingkuhan seorang laki-laki yang sedang sekarat. Bukan perasaan kehilangan wanita itu yang membuat kisah ini tak terlupakan, tapi oleh surat-surat yang dikirim istri laki-laki itu terhadap perempuan yang menjadi selingkuhannya.

Masih banyak jika yang ingin disampaikan 9 penulis perempuan lainnya. Sebuah pengandaian akan akhir yang lebih indah, pengandaikan akan kisah yang berbeda, dan seterusnya.

Cinta ini, menyelinap diam-diam serupa copet dalam bus yang padat, tanpa kusadari mencuri hatiku dengan kelebat gerak gesitnya, meninggalkan bolong kosong di rongga dada.

Happy Reading! :-) 

Saturday, July 2, 2016

The Moon That Embraces The Sun 1

Judul: The Moon That Embraces The Sun 1
Penulis: Jung Eun-gwol
Penerjemah: Rizke Radhya Burhan
Penerbit: Qanita
Tebal: 480 halaman
Cetakan I, November 2012
Goodreads Rating: 4.33/5.00

Hati yang selalu merindu, tetapi tidak bisa bertemu selain di dalam mimpi. Di dalam mimpi, aku pergi mencari kekasih, kekasih pun pergi mencariku, tetapi di dalam mimpi di hari yang panjang, aku berharap dapat bertemu pada mimpi yang akan datang.

Lee Hwon, seorang Putra Mahkota Joseon, jatuh cinta pada Heo Yeon Woo bahkan sebelum pernah bertemu muka.

Hwon adalah seorang Putra Mahkota yang pintar namun sulit diatur. Sudah berapa guru yang menyerah untuk mengajarnya. Sampai Heo Yeom, seorang pemuda seumurannya yang ditunjuk raja untuk mengajar Hwon. Pada awalnya Hwon melakukan tindakan yang sama seperti yang dilakukan kepada guru-guru yang lain, tapi reaksi yang diterima dari Yeom berbeda. Yeom tetap tenang dan tidak menanggapi ulah Hwon.

Melalui Yeom, Hwon mengenal Yeon Woo, adik perempuan Yeom, yang tingkah lakunya seperti Yeom. Pintar dan suka membaca. Melihat Yeom yang begitu rupawan, Hwon menerka Yeon Woo pasti begitu cantik. Melalui Yeom, Hwon mulai bertukar surat berbalas puisi kepada Yeon Woo.

Hwon begitu bersemangat ketika hari pengaturan pernikahannya ditentukan. Dia membujuk Yeom supaya Yeon Woo ikut mendaftar sebagai calon permaisurinya nanti. Yeom, sangat keberatan dengan bujukan Hwon. Siapapun tahu, peraturan di negeri itu mengharuskan perempuan yang tidak terpilih sebagai permaisuri sampai tahap tertentu harus menerima hidup dalam pengasingan tanpa menikah atau sebagai selir raja. Sementara kemungkinan Yeon Woo terpilih sebagai permaisuri begitu kecil karena Ibu Suri menginginkan perempuan dari keluarganyalah yang akan terpilih.

Rencana yang disusun Hwon untuk mengubah aturan pemilihan permaisuri berjalan lancar. Yeon Woo terpilih karena kecerdasannya. Sayang, kegembiraan hanya berlangsung sesaat. Yeon Woo mendadak sakit dan tak lama kemudian dikabarkan meninggal.

Bulan benderang melayang di atas laut, menerangi hingga ke ujung langit. Menyesali sepasang kekasih yang terpisah malam ini. Sepanjang malam saling terbayang. Di ruang tanpa lilin, cahaya bulan kesepian. Keluar menyingsing baju, lalu basah oleh embun. Tak mampu mengambilkan cahaya bulan benderang itu untuk kekasih. Karenanya bersumpah untuk kembali bertemu dengan kekasih di dalam mimpi.

8 tahun kemudian...
Hwon yang sekarang menjadi raja bertemu dengan seorang cenayang berparas secantik rembulan yang tidak bernama. Semenjak pertemuan itu, Hwon selalu menanti pertemuannya kembali. Meskipun Jae Woon, ungeom Raja telah mencari perempuan itu ke pelosok manapun, perempuan yang diberi nama Wol oleh Hwon itu tidak pernah ketemu.

Sementara Hwon, selama beberapa saat menderita sakit yang tidak diketahui penyebabnya. Segala upaya telah dilakukan tabib istana untuk mengetahui penyakit dan upaya penyembuhannya. Sampai pada akhirnya, seorang cenayang penyerap bencana didatangkan untuk menyerap penyakit yang diderita Hwon.

Cenayang penyerap bencana yang tidak lain adalah Wol, selama sebulan selalu mendatangi kamar Hwon saat Hwon sedang tertidur lelap. Semenjak itu, keadaan Hwon berangsur membaik. Selama sebulan itu juga, Jae Woon, ungeom yang selalu menemani raja dan Wol setiap malam, selalu menyembunyikan kehadiran Wol pada Hwon. Sampai pada hari terakhir, Jae Woon tidak bisa lagi memendamnya.

Setelah matahari terbenam di balik bukit sebelah barat, bulan berwarna putih akan naik ke puncak dari sebelah timur. Cahayanya bersinar menyinari langit dari tempat yang jauh.

Sementara itu, rasa penasaran Hwon akan kematian Yeon Woo timbul setelah bertemu kembali dengan Yeom, yang sekarang menjadi saudara iparnya setelah Yeom menikahi Putri Min Hwa. Ada yang aneh dengan surat terakhir yang ditulis Yeon Woo untuk Hwon. Makin lama kematian Yeon Woo terasa tidak wajar.

***

Saturday, June 25, 2016

Pizza, Love, and Other Stuff That Made Me Famous

Judul: Pizza, Love, and Other Stuff That Made Me Famous
Penulis: Kathryn Williams
Penerbit: Noura Books
Tebal: 328 halaman
Goodreads Rating: 3.51/5.00

"Dari produser acara Chop Shop dan Catwalk, hadir sebuah reality show TV terbaru untuk menemukan generasi baru talenta kuliner Amerika. Teen Test Kitchen akan membawa delapan koki muda paling menjanjikan ke Napa Valley selama tujuh minggu pelatihan dan kompetisi di institut kuliner nomor satu di negeri ini, yaitu National Culinary Academy. Pemenang akan mendapatkan beasiswa penuh dari NCA dan impian magang dengan produser-sekaligus-juri, chef ternama, dan pengusaha restoran, Tommy Chang."

Atas bujukan Alex, sahabat sekaligus laki-laki yang diam-diam ditaksir, Sophie Nicolaides mengikuti seleksi Teen Test Kitchen yang audisinya diadakan di kotanya, Georgetown, Washington DC. Semuanya berjalan lancar sampai Sophie diumumkan sebagai pemenang.

Lalu apa?
Sophie harus mengikuti tujuh minggu pelatihan di Napa Valley.
Alasan apa yang harus diutarakan pada ayah, sedangkan seleksi itu sendiri dilakukan secara sembunyi-sembunyi?

Mau tak mau, Sophie berterus terang pada sang ayah. Atas bujukan Nonna, ayah dengan berat hati menyetujui keberangkatan Sophie. Dengan pertimbangan, setiap akhir minggu mungkin Sophie bisa mengunjungi Bibi Mary, adik mendiang ibu yang juga tinggal di Napa Valley.

Masa-masa pelatihan berlangsung dengan tingkat kompetisi yang tinggi serta drama-drama yang tercipta di antaranya. Sophie tidak bisa serta merta percaya pada orang-orang yang bertingkah baik di depannya. Karena kapan saja, mereka siap menusuk dari belakang.

Berbagai tes yang diadakan setiap minggu membuat peserta semakin tegang. Terlebih bagi Sophie. Darah Italia-Yunani yang mengalir di tubuhnya tidak cukup membuat Sophie menjadi yang terbaik saat tes masakan Mediterania.

Kita harus menikmati setiap makanan, seakan-akan itu adalah kali terakhir kita.

Selain kompetisi, beberapa kali Sophie bisa bertemu dengan sang bibi yang juga membuka restoran The Last Supper di Napa Valley. Dari bibi, Sophie belajar sudut pandang baru dalam memasak. Sophie juga menjalin persahabatan dengan dua orang peserta kompetisi lainnya, yaitu Stan dan Shelby. Di sela-sela kerinduan Sophie pada Alex yang tidak bisa ditemui selama tujuh minggu karantina, Sophie bertemu Luc. Seorang keturunan Prancis yang membuat perasaaan Sophie pada Alex sedikit bimbang.

Makanan adalah tentang keluarga dan komunitas, sama pentingnya seperti rasa dan gizi.

***

Saturday, June 18, 2016

A Little White Lie

Judul: A Little White Lie
Penulis: Titish A.K.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 272 halaman
Goodreads Rating: 3,76

Ocha tidak tahu dirinya akan sesial ini. Tidak berhasil bertemu kakak kelas idaman, Mas Bintang, Ocha malah mendapat malu karena terlempar bola basket yang tidak sengaja terlepas dari Adit. Ya, Adit. Sosok yang menjadi idola teman-temannya. Ocha tidak pernah tertarik dengan Adit, bertambah benci karena peristiwa memalukan itu.

Sebuah pertemuan tak sengaja dengan Adit di sebuah rental VCD memberi Ocha sebuah ide. Ocha menguping ketika Adit menyebutkan nomer hapenya kepada petugas rental. Nomer hape yang begitu dicari-cari oleh teman-teman sekolah yang mengidolakan Adit. Karena katanya, tidak ada seorang pun yang bisa mendapat nomor hape Adit secara mudah.

Ocha yang tadinya berniat menjual nomor hape Adit ke teman-temannya mengurungkan niat, karena merasa tidak etis. Akhirnya Ocha mengerjai Adit dengan berpura-pura kenalan menggunakan nama samaran, yaitu Ayu.

Kebohongan kecil yang lama-lama menimbulkan masalah sendiri bagi Ocha. Bukannya puas karena berhasil balas dendam kepada Adit, perasaan Ocha malah tak menentu ketika mengetahui kalau Adit suka pada Ayu, sosok samaran yang diciptakan Ocha.

***

Saturday, June 11, 2016

Dru dan Kisah Lima Kerajaan

Judul: Dru dan Kisah Lima Kerajaan
Penulis: Clara Ng
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 208 halaman
Goodreads Rating: 4.33/5.00

Bukalah matamu. Selama kamu percaya, keajaiban akan menampilkan keberadaannya.
Dru mendapat hukuman dari sang ibu akibat berkelahi dengan dua orang anak sekampungnya yang mencoba untuk mencuri rambutan yang sudah susah payah dikumpulkannya.

Dru menghabiskan waktunya dikurung di kamar. Sebuah peristiwa ajaib terjadi ketika tidak sengaja syal yang sedang dikenakan Dru terbang tertiup angin ke luar jendela.

Dalam usaha menemukan syalnya yang hilang, Dru tiba di sebuah negeri ajaib yang memiliki Hutan Topi. Di negeri itu Dru mengalami keanehan menjadi tinggi jika ia mendongak dan menjadi pendek jika ia menunduk.

Melalui Bibi Keong yang ditemuinya, Dru harus melakukan perjalanan bertemu dengan lima Raja di lima kerajaan untuk menuju Danau Cermin, tempat ia bisa kembali ke rumahnya.

Dru mengalami perjalanan yang tak biasa dalam menemukan Danau Cermin. Bertemu Raja Tanti Pala yang selalu merengut, Raja Aditsu yang berduka, Raja Raksasa Wrekodara, Raja Parmadi yang baik hati, dan Raja Nala di Kampung Hening. Melalui serangkaian pengalaman yang dialami Dru, Dru merefleksikan kembali kesalahan yang telah membuatnya dihukum ibu.
Ke mana kelok lilin, ke sana arah angin bertiup.

***

Saturday, June 4, 2016

Amy & Roger's Epic Detour

Judul: Amy & Roger's Epic Detour - Perjalanan Panjang
Penulis: Morgan Matson
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 480 halaman
Goodreads Rating: 4.05/5.00

Sekarang aku tahu jika kau berusaha cukup keras untuk menjauhkan orang-orang, pada akhirnya mereka memang cenderung akan pergi.
Hidup Amelia Curry berubah setelah meninggalnya sang ayah. Ada perasaan bersalah yang menghantuinya semenjak itu. Dua bulan setelah kematian sang ayah, ibunya memutuskan memulai hidup baru dengan meninggalkan California dan mengajar di sebuah universitas di Connecticut. Sedangkan Charlie, saudara kembar yang hanya terpaut tiga menit dikirim ke pusat rehabilitasi narkoba.

Praktis Amy menghuni bangunan yang tiga bulan lalu masih layak disebut rumah, sendirian. Amy harus menyelesaikan sekolahnya di California, seorang diri dengan rumah yang beberapa kali harus didatangi orang asing yang berminat untuk membeli rumahnya.

Tiga bulan setelah kematian sang ayah, ibu menyuruh Amy untuk membawa mobil Liberty milik keluarga ke rumah baru mereka di Connecticut. Tentu saja, ibu tidak ingin Amy pergi sendiri. Amy akan ditemani oleh Roger, anak dari teman ibunya yang memang mempunyai tujuan yang searah. Segala sesuatu telah dipersiapkan sang ibu. Mulai dari kartu kredit, penginapan, bahkan jadwal perjalanan dan kota yang akan mereka, Amy dan Roger, lalui.

Yang menjadi masalah, Amy sekarang bukanlah Amy yang dulu. Bepergian dengan seseorang yang begitu asing membuat Amy merasa canggung hanya dengan memikirkannya saja.
Entah siapa yang mulai, keduanya memutuskan untuk mengabaikan rute perjalanan yang telah dirancang oleh ibu Amy. Mereka memutuskan melewati jalur berbeda daripada melewati Gallup, New Mexico, Tulsa, Oklahoma, Terre Haute, Indiana, Akron, dan Ohio yang terdengar tidak menarik.
Perjalanan ini ternyata bukan hanya tentang Amy dan kematian ayahnya, tapi juga kisah cinta Roger yang baru saja dicampakkan kekasihnya.

Amy memutuskan mengunjungi Yosemite dan Graceland untuk mengenang ayahnya serta North Carolina untuk berekonsiliasi dengan saudara kembarnya. Sedangkan Roger mengejar penjelasan Hadley, sang mantan pacar, ke kampusnya di Colorado sampai rumah Hadley di sebuah kawasan elit di Kentucky.

Berbagai pengalaman tidak terduga mereka alami seperti melewati jalanan paling sepi di Amerika dan menginap di hunian paling megah yang pernah mereka lihat.
Tidak hanya perjalanan fisik saja yang mereka hadapi, trauma peristiwa kecelakaan yang dialami Amy seperti bom waktu yang siap meledak. Belum lagi sang ibu yang begitu marah saat Amy dan Roger mengubah rencana perjalanan mereka.

Di satu titik, besok pasti akan lebih baik
***

Sunday, January 31, 2016

Travelers' Tale

1493217
Judul: Travelers' Tale
Penulis: Adhitya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat, Ninit Yunita
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 230 halaman
Cetakan Pertama, 2007
Goodreads Rating: 3.70/5.00

A thousand mile journey begins with the first step
Francis di Kansas City, USA.
Retno di Copenhagen, Denmark.
Farah di Hoi An, Vietnam.
Jusuf di Cape Town, Afrika Selatan.

Keempatnya dulu adalah segerombolan sahabat sejak kecil sampai SMA ketika masih di Jakarta. Persahabatan mereka berlanjut lewat surel karena jarak yang sekarang tercipta.

Sebuah kabar mengejutkan dikirimkan Francis kepada ketiga sahabatnya, yang pada langkah berikutnya menentukan masa depan yang tidak pernah terbayangkan bagi mereka. Francis akan menikah. Di Barcelona.

Kabar ini seharusnya menjadi kabar bahagia bagi mereka, tapi tidak bagi Farah. Sudah lama dia menyukai Francis diam-diam. Kabar Francis akan menikah membuat dia membulatkan tekad untuk datang. Mengabaikan bahwa ia sangat membenci naik pesawat terbang, Farah melakukan perjalanan Vietnam-Spanyol dengan tujuan untuk mengungkapkan perasaannya pada Francis, dan menghentikan pernikahan Francis dengan gadis Catalan itu.

Kabar Farah pergi ke Barcelona demi menghentikan pernikahan Francis membuat Jusuf mengubah rencana yang awalnya memutuskan tidak hadir. Jusuf sudah lama menyukai Farah. Kalau Farah sampai berhasil menggagalkan pernikahan Francis dan mendapatkan cintanya, dunia Jusuf akan hancur. Jusuf memutuskan pergi meninggalkan Cape Town dan menghabiskan tabungannya menuju ke Barcelona demi menghentikan rencana nekad Farah.
If you spend too much time thinking about it, then you miss it! Things come. Keep looking, meet different people, and exchange ideas. There is no rule
Retno dari awal memperoleh surat undangan Francis, memang memutuskan untuk hadir. Jarak Copenhagen ke Barcelona tidak terlalu jauh dibanding kedua sahabatnya yang lain. Tapi ada kisah yang tertinggal antara dirinya dan Francis. Retno, dari lubuk hati terdalamnya mencintai Francis. Kalau saja tidak ada perbedaan kepercayaan di antara mereka, Retno tidak perlu melakukan penolakan sebanyak dua kali atas pernyataan cinta Francis.

A groom to be, Francis, seharusnya menjadi pria paling bahagia karena akan menikahi seorang gadis cantik asal Spanyol, Inez. Are you ready to get married? adalah pertanyaan yang sudah dua kali dalam sehari ditanyakan padanya dan membuat Francis berkontemplasi lebih dalam. Sebuah telepon dari masa lalu membangkitkan kesadarannya akan keputusan yang telah diambilnya.

Keempatnya melakukan perjalanan melintasi benua, menembus batas antar negara, bahkan rela menguras tabungan bertahun-tahun mereka demi mencari jawaban. Cinta Farah pada Francis, cinta Francis pada Retno, dan cinta Jusuf pada Farah.
Future is for us to find out. Fortune is for us to seek.
***

Sunday, January 24, 2016

Gege Mengejar Cinta

Judul: Gege Mengejar Cinta
Penulis: Adhitya Mulya
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 234 halaman
Cetakan keempat, Maret 2005
Goodreads Rating: 3.39/5.00

A tree falls in a forest with no one hearing it. Does it really fall? The answer is yes...But whocares?

Adalah Geladi Garnida atau Gege yang sejak pertama kali melihat sosok itu, pusat hidupnya telah berubah. Hanya dia, hanya Caca. Gege pertama kali mengenal Caca sejak SMP, ketika Caca menjadi anak baru di sekolahnya. Caca yang cantik, Caca yang tidak bisa dia dekati. Dari tahun ke tahun, Gege hanya menjadi pengagum rahasia yang hanya bisa menyaksikan Caca berganti dari satu pacar ke pacar yang lain, terlebih Caca tinggal di depan rumah Gege.

Sudah bertahun-tahun sejak Caca pindah ke luar negeri saat SMA, Gege tidak pernah tahu lagi keberadaan dan kabar Caca. Tapi ingatan Gege akan Caca tidak pernah berubah. Gege tetap setia menunggu Caca entah sampai kapan.

Gege bertemu lagi dengan Caca secara tidak sengaja. Lebih tepatnya Gege yang melihat Caca. Gedung tempat Caca bekerja berdampingan dengan gedung tempat Gege bekerja. Sejak saat itu rute Gege (dan teman-temannya) untuk makan siang berubah memutar, karena Gege ingin melihat wajah Caca dari kejauhan.

Dengan bantuan teman-temannya, Gege mulai mendekati Caca. Berawal dari menolong Caca dari PDKT atasannya hingga rutin menemani makan siang dan pertemuan-pertemuan mereka berikutnya. Gege dan Caca pada akhirnya saling mengetahui isi hati masing-masing. Sayang, kedekatan mereka terganggu karena Gege sering salah sebut nama ketika bersama Caca. Bukan nama Caca yang dipanggil, tapi Tia, teman kerja yang juga sahabat yang diam-diam menyukai Gege.
Wanita pada dasarnya memang suka dikejar. Tapi wanita tidak suka dipaksa berjalan lebih cepat dari yang mereka inginkan dan bahwa wanita menyukai kondisi di mana mereka memegang kontrol atas setiap pendekatan. ini, by the way adalah kode etik yang melandasi terbangunnya peradaban manusia
***

Sunday, January 17, 2016

Negeri 5 Menara

6688121 
 Judul: Negeri 5 Menara
Penulis: A. Fuadi
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 432 halaman
Goodreads Rating: 4.01/5.00

Mandirilah maka kamu akan jadi orang merdeka dan maju. I'timad 'ala nafsi, bergantung pada diri sendiri, jangan dengan orang lain. Cukuplah bantuan Tuhan yang menjadi anutanmu.
Man Jadda Wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.

Itu adalah mantra yang didengar Alif di kelas pertamanya di Pondok Madani. Mantra itu diteriakkan berulang-ulang oleh Ustadz Salman di hadapan murid-muridnya. Mantra yang kelak akan menjadi kompas hidup Alif sampai dewasa.

Masuk Pondok Madani bukanlah impian yang pernah muncul dalam benak Alif. Cita-cita Alif kelak setelah lulus Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) adalah melanjutkan pendidikan ke SMA terbaik di Bukittinggi kemudian menggapai cita-cita menjadi seperti Habibie dengan masuk ITB. Cita-cita hanya menjadi khayalan kalau Amak sudah berkata tidak.

Amak bermimpi anaknya akan menjadi the next Buya Hamka. Oleh karena itu Amak menginginkan Alif melanjutkan sekolah ke Madrasah Aliyah, Mendalami ilmu agama sepenuhnya.

Di tengah aksi protesnya, surat dari seorang paman yang tinggal di Kairo memberinya ide untuk jalan keluar masalahnya. Alif memutuskan untuk masuk ke Pondok Madani yang jauh di Jawa Timur sana. Meskipun tidak yakin dan berat hati, Alif memutuskan untuk tetap berangkat.

Tak kenal maka tak sayang, lambat laun Alif menikmati kehidupan barunya di Pondok Madani. Meskipun sesekali, surat dari Randai, sahabat sekaligus saingannya di kampung halaman membuat Alif tersulut rasa iri karena kehidupan impiannya sedang dijalani Randai.
Penderitaan bersamalah yang menjadi semen dari pertemanan yang lekat.
Di Pondok Madani, Alif bertemu sahabat-sahabatnya Baso, Raja, Atang, Dulmaji, dan Said. Bersama-sama mereka menjalani hiruk pikuk kehidupan pondok, menjalani hukuman dari The Magnificent Seven, serta berbagi impian di bawah menara masjid Pondok Madani. Meskipun berbagai pencapaian telah diraihnya, Alif tetap saja bimbang tentang masa depan yang akan dijalaninya selepas lulus dari Pondok Madani.
Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang akan terjadi di depan. Karena yang kita tuju bukan sekarang, tapi ada yang lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misinya dalam hidup.
***

Monday, January 4, 2016

Saksi Bisu

13598438

Judul: Saksi Bisu
Penulis: Agatha Christie
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 384 halaman
Cetakan Kesepuluh Maret 2012
Goodreads Rating: 3.78/5.00

Di suatu kota kecil dekat London, yaitu Market Basing berdiri sebuah bangunan kuno dan apik bernama Puri Hijau. Puri Hijau dulunya dihuni Jenderal Arundell bersama keempat anaknya. Anak Jenderal Arundell yang tersisa dan masih menghuni Puri Hijau adalah Miss Emily Arundell. Miss Arundell tidak menikah, keluarga yang masih dimilikinya adalah tiga orang keponakan yang tidak disenangi oleh Miss Arundell. Ketiga orang keponakannya hanya berusaha untuk mendapatkan hati Miss Arundell dengan tujuan mendapat warisan dari Bibi mereka yang kaya raya itu.

Di Puri Hijau, Miss Arundell tinggal bersama pelayan pribadi, seorang pembantu, dan seorang koki. Ditambah Bob, seekor anjing yang setia. Miss Arundell sudah berusia di atas tujuh puluh tahunan,  tetapi semangat hidupnya tinggi sehingga pernah dia berhasil selamat dari penyakit mematikan yang dideritanya. Menjelang Paskah, ketiga keponakannya datang untuk berkunjung dan menginap di Puri Hijau. Seperti biasa ketiganya berusaha untuk meminta bagian dari kekayaan yang dimiliki Miss Arundell.

Sebuah peristiwa hampir merenggut nyawa Miss Arundell. Miss Arundell jatuh dari tangga karena menginjak mainan Bob yang tergelak di ujung atas tangga. Setidaknya itu menurut semua saksi mata. Beruntung Miss Arundell tidak menderita cedera parah. Sejak peristiwa itu, Miss Arundell merasakan keganjalan dari peristiwa itu. Karena keresahannya, Miss Arundell akhirnya menulis sebuah surat kepada Detektif terkenal, Hercule Poirot.

Sayang, sang detektif menerima surat itu sebulan setelah kematian Miss Arundell. Naluri detektifnya mendorong Hercule Poirot untuk menyelidiki langsung perihal datangnya surat yang terlambat itu. Kematian wajar yang terjadi pada Miss Arundell menjadi mencurigakan di mata sang detektif. Penyelidikannya di Puri Hijau serta wawancara langsung dengan orang-orang terdekat Miss Arundell, termasuk ketiga keponakan Miss Arundell, menambah kecurigaan sang detektif akan penyebab kematian Miss Arundell.
Akan tiba waktunya aku meraih bola-bola itu satu per satu, membungkuk penuh hormat, dan pergi meninggalkan panggung.

****